• Boleh dilirik tak boleh tertarik

  • lautan kau seberangi, gunung kau daki, mesjid kau lewati

  • kebersihan sebagian dari iman

  • jangan pernah tinggalkan akal mu, jika kamu ingin mendahulukan perasaan



PENGENDALI LALAT YANG AMPUH DAN SAKTI

0 komentar



Lalat dewasa sesungguhnya hanya 20% dari total populasi lalat. Yang 80% masih berupa calon lalat (telur, larva, pupa). Tindakan yang komprehensif dalam pengendalian lalat adalah bila mampu memotong siklus hidup lalat saat masih berupa calon lalat, terutama larvanya.

SIKLUS HIDUP LALAT

Lalat dewasa selama masa hidupnya yang relatif pendek, 6-7 minggu, mampu menghasilkan telur sebanyak 100.000 - 150.000 butir telur. Lalat dewasa bertelur di tempat yang sekiranya cocok untuk penetasan telurnya, yaitu di tempat kotoran ayam yang lembab dan atau becek, dan hangat. Bila kondisi lingkungannya cocok, maka dalam tempo 8 - 24 jam telur lalat akan menetas menjadi larva. Setelah menjadi larva dan berada di tempat yang cocok, becek atau basah dan hangat, maka dalam tempo 4 - 7 hari, larva lalat akan bermetamorfosa (berubah bentuk) menjadi pupa (kepompong). Pupa akan berubah bentuk menjadi lalat dewasa dalam tempo 10 - 20 hari.

MENGENDALIKAN

Sesuai judulnya, peternak bisa mengendalikan populasi lalat di kandang ayam (terbuka) dengan cara efisien, tapi efektif. Yaitu, fokus mematikan larva lalat dengan menggunakan obat larvasida. Mesti dilakukan terus menerus. Bila dilakukan dengan konsisten, niscaya populasi lalat di kandang akan terkendali sampai batas minimalis secara efektif dengan biaya efisien. Karena tindakannya langsung ke sasaran sumber lalatnya, yaitu larva (belatung).

Dari hasil penelitian dan pengalaman saya di lapangan, saya buatkan produk pembasmi larva yang harganya murah, HET hanya Rp 100.000,-/botol isi 1 kg. Belum ongkos kirim. Namanya LARVALAT.

Aplikasinya, larvasidanya ditaburkan langsung ke kotoran yang ada larvanya, rata. Bisa juga dilarutkan dulu pakai air dengan perbandingan larvasida 1 bagian ditambah air 9 bagian. Diaduk sampai larut rata. Kemudian disemprotkan ke kotoran yang ada larvanya pakai alat semprot (sprayer).




Read More »

Gambaran nasib peternak broiler

0 komentar


Para peternak ayam terancam rugi pasar. Hal ini lantaran harga ayam broiler saat ini ambruk. Situasi sendiri semakin sulit lantaran, pasokan yang melimpah dan permintaan yang terus berkurang mengakibatkan harganya terus merosot. Di level peternak, harga ayam bahkan hanya berada di kisaran Rp. 10.000 per kilogramnya.
Salah seorang peternak di Desa Putat, Kecamatan Patuk, Harsono mengaku saat ini terus dilanda kebingungan. Walaupun jika dilihat hasil panen sebetulnya cukup bagus di mana angka kematian minim dan berat ayam memadai. Namun akhirnya justru menjadi ironis, karena permintaan di pasaran sangat minim. Hal ini berimbas pada harga daging ayam yang terus anjlok. Hal ini tentu membuatnya terancam menderita kerugian yang cukup besar.
Harsono sendiri mengelola tiga kandang. Dua diantaranya panen tiga hari yang lalu, sedangkan satu kandang lagi ayamnya baru berumur delapan hari.
“Saya ikut perusahaan atau plasma, hasilnya dapat dari prestasi ayam hidup dan harga di pasaran. Kalau keadaan seperti ini, kita bingung juga,” ujar dia, Senin (06/04/2020).
Harsono mengungkapkan, ia akan mendapatkan penghasilan dari selisih harga yang didapatkan di pasaran. Namun dengan kenyataan yang saat ini terjadi, ia harus menghisap jari. Harga di pasaran anjlok membuat bonus tersebut tidak bisa diraih. Ia mengaku kasihan dengan perusahaan yang bermitra dengan dirinya karena mengalami kerugian cukup besar.
Senada dengan Harsono, peternak ayam lainnya, Linangkung warga Desa Bunder, Kecamatan Patuk juga mengeluhkan hal serupa. Ia yang selama ini menjadi peternak mandiri mengalami kerugian cukup besar. Meskipun hanya memelihara ratusan ayam, namun ia mengaku merugi karena saat ini harga pakan justru naik.
“Tobat. Bagaimana tidak merugi wong kayak gini, masak harganya Rp 10.000 per kilogramnya. Normalnya Rp 18.000 ribu baru impas,” keluhnya, saat dikonfirmasi pidjar.com.
Ia pun memilih untuk mengolah ayam-ayam miliknya dan menjual setelah digiling dan dibuat butiran bakso.
“Harus putar otak biar meruginya tidak teralu dalam,” imbuh dia.
Tak hanya di level peternak, di level pengecer pun daging ayam juga mengalami penurunan. Yang tadinya pada kisaran Rp. 32.000,- per kilogram, saat ini hanya menyentuh Rp. 26.000,-.
Salah satu pedagang di Pasar Argosari Wonosari, Mukiyem warga Winong, Siraman, Wonosari mengatakan, harga ayam sendiri terus menurun setiap harinya. Penurunan harga ini sudah terjadi dari tengkulak.
“Meski harganya cukup murah, tapi pembeli sangat sepi,” jelas Mukiyem.
Alhasil keadaan semacam ini membuatnya juga harus mengalami penurunan omset. Jika dalam satu hari biasanya ia mampu menjual sebanyak 150 kilogram, namun kini hanya puluhan kilogram yang ia jual.
“Banyak warung-warung makan yang tutup, sekarang bisa laku 100 kilogram saja sudah maksimal,” imbuhnya.
Penurunan jumlah pembelian dan anjloknya harga ayam di level pengecer menurutnya dipengaruhi oleh Pandemi Covid19. Di mana saat ini masyarakat tengah menjauhi kerumunan untuk memutus rantai penyebaran virus yang hingga kini belum ditemukan vaksinnya itu.

“Sudah setengah bulan belakangan ini jualan sepi,” sambung Mukiyem.

Terpisah Kepala Bidang Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih memaparkan, penurunan permintaan ayam potong ini cukup berpengaruh terhadap harganya. Bahkan saat ini ada para peternak menjual dengan harga Rp. 8ribu sampai Rp. 10ribu per ekor.
“Harganya sudah seminggu menurun karena permintaan berkurang,” tukas Yuni.

Read More »

Cara mudah mendapatkan efesiensi pakan layer

0 komentar
EFISIENSI PAKAN LAYER, DIPEROLEH DARI APA SAJA DAN BERAPA BANYAK ?

Tinggalkan teori yang mengajarkan bahwa feed intake (F.I) layer harus buuuaaanyak, 120 gram/ekor/hari atau bahkan lebih agar bisa baik performance produksinya. Kalau diterapkan terus menerus, bisa menjerumuskan peternak layer usahanya jadi in-efisien alias boros, karena rata-rata feed conversion ratio (FCR)-nya 2,40 atau bahkan lebih. Harga pokok produksi (H.P.P) telurnya jadi mahal dan bisa menjadi bangkrut, gulung kandang.

Bila dengan feed intake (FI) 105 - 109 gram/ekor/hari, sudah cukup, tidak usah galau. Tentu saja jauh lebih menguntungkan.

Yang dimaksud dengan F.I sedikit bisa dikategorikan cukup, bila memenuhi syarat dan ketentuan sbb :
1. Bobot badan layer bisa sesuai standar strain dan sesuai umurnya. Kalau toh kurang, maksimum 2%. Maka, lakukan kontrol bobot badan secara rutin minimum tiap bulan. Pengambilan sample-nya menggunakan metode DIAGONAL RANDOM SAMPLING, cukup 2 – 5% dari populasi. Peranan bobot badan ayam layer ini seperti lokomotif kereta yang menarik gerbong nomor 2 – 6 di bawah ini;

2. Ayam sehat dan tidak kanibal sehingga angka deplesinya maksimum 0,20% per minggu atau 0,86% per bulan atau maksimum 10% selama 61 minggu produksi dari umur 20 – 80 minggu;

3. Hen house (HH) semua umur layer yang ada, bisa sesuai standar 82 - 84% atau bisa mencapai 340 butir telur per ekor per periode s/d umur 80 minggu;

4. Bobot telur per butir semua umur layer bisa sesuai standar, minimum 63,0 gram/butir sehingga bisa mencapai minimum 340 Kg telur per ekor per periode s/d umur 80 minggu;

5. Tentu saja FCR semua umur layer bisa rata-rata 2,05 - 2,09. Tujuannya supaya biaya pakan dan harga pokok produksi (HPP) bisa rendah.

Tidak ada yang tidak mungkin, tidak ada yang tidak bisa kalau kita berusaha dan belajar terus menerus serta jangan lupa berdoa terus.
Hal ini baru menarik untuk didiskusikan. Jangan cuma mengeluh saja harga pakan mahal dan harga telur murah (di bawah HPP), lebih-lebih berharap ada bantuan pemerintah, tidak akan ada bantuan.

CARANYA
1. Buat lah pakan dengan kualitas setara “PERTAMAX TURBO RON-98” dengan harga masih dalam batas wajar. Kalau toh lebih mahal antara batasnya Rp 100 – 150,-/kg. Bukan hanya setara Premium. Tujuannya supaya irit pemakaian pakan. Prinsipnya, isi pakan harus dalam keadaan lengkap dan seimbang semua unsur-unsurnya (baca artikel : “11 Jurus Keseimbangan Formulasi Pakan Unggas”).

Untuk mencamput, gunakan mixer horisontal agar diperoleh homogenitas campuran yang tinggi, 94 - 95%;

2. Wajib hukumnya menggunakan DIGESTIBLE BOOSTER untuk pakan, yaitu probiotika yang khusus untuk unggas dimana probiotika tsb bisa meningkatkan daya cerna dan daya serap saluran pencernaan ayam terhadap pakan. Kerja probiotikanya bisa menghasilkan enzim :
> Amilolitik : yang bisa membantu memecah karbohidrat menjadi sederhana (seperti fungsi air liur);
> Lipolitik : yang bisa membantu memecah lemak kasar menjadi asam lemak;
> Proteolitik : yang bisa membantu memecah protein kasar menjadi asam amino;
> Selolitik  : yang bisa membantu memecah serat kasar menjadi karbohidrat sederhana;
> Lignolitik : yang bisa membantu memecah serat sangat kasar dan keras (lignine) menjadi karbohidrat sederhana;
> Asidofilus : menghasilkan asam sehingga membantu meng-asamkan saluran cerna sampai di usus besar berada pada pH 5,5.
(baca artikel “Pemanfaatan Probiotika Untuk Meningkatkan Performans Produksi Unggas”).

3. Pemberian air minum wajib hukumnya pakai nipple supaya pakan yang tercecer berkurang 2-3 gram/ekor/hari (lihat foto “Teknik Pemasangan Instalasi Air Minum Pakai Nipple”);

4. Pemberian pakan menggunakan alat distribusi anti tercecer, baik yang manual atau pun yang otomatis (lihat foto”Alat distribusi pakan anti tercecer manual dan otomatis”);

5. Jatah pakan ditimbang berdasarkan kebutuhan per baris (bukan per kandang) supaya lebih rata dan harus diratakan setiap 2 jam (07:00, 09:00, 11:00, 15:00 dan 15:30 waktu setempat);

6. Pemberian pakan 1 kali per hari pada sore pukul 15:00 waktu setempat dimana jumlahnya harus cukup untuk makan ayam sampai besuk siang pada pukul 12:00 waktu setempat, pas habis. Kemudian dipuasakan selama 3 jam dari pukul 12:00 – 15:00 waktu setempat (baca artikael “Teknik Pemberian Pakan Pada Layer Di Daerah Tropis);

7. Penyinaran tambahan diberikan pada pukul 01:00 – 06:00 waktu setempat (baca atau lihat “Ligthing Programm Layer Di Daerah Tropis”).

Itu cerita ku. Mana cerita mu?

Read More »

PRINSIP UTAMA MEMBUAT PAKAN TERNAK

0 komentar


Prinsip bikin pakan adalah keseimbangan. Yang utama keseimbangan antara kandungan energi metabolis (ME) dibanding protein kasar (CP) berada di dalam rentang (range) 142-155. Soal formula atau komposisi, sederhana saja.

Saat ini di Gorontalo, daerah panas. Pada siang hari, pukul 12:00 - 15:00 WITA, di dalam kandang suhunya bisa 34-35° C. Kelembaban relatif juga sangat tinggi, pada tengah malam sampai pagi, bisa 99%. RH saat siang hari 60-65%, karena panas, jadi kering.

Berdasarkan heat index setempat, siang hari HI = {(35x1,8) + 65 + 32} = 160, ekstrem, terpaksa saya gunakan komposisi pakan untuk ayam petelur, sbb :

1. Konsentrat isi 35-37% protein ---> 37%.
2. Jagung giling ukuran saringan 0,8 mm, yang sudah dibersihkan pakai kipas ---> 60%.
3. Katul ---> 2,2%.
4. Premix ---> 0,5%.
5. Toxin binder ---> 0,3%.
Total 100,0%.


Rasio ME (2.790 KCal/kg) : CP (18,8%) = 148.

Bila nanti dari hasil timbang bobot badan ayam masih kurang, masih di bawah standar, bisa jadi rasio-nya disesuaikan lagi menjadi 150. Evaluasi lagi.


Sebelumnya : 37% + 57% + 5,2% + 0,5% + 0,3% = 100,0%. Pemberian pakan secara ad libitum. Realisasinya, feed intake 100-105 gram/ekor/hari. Hasilnya bobot badan ayam tidak bisa naik.


Dengan komposisi yang baru, dengan pemberian pakan ad libitum. Realisasinya, feed intake 105 gram/ekor/hari, sudah cukup. Dikasih 110 gram/ekor/hari, ayam tidak bisa menghabiskan

Read More »

MASA BIRAHI TERNAK SAPI

0 komentar


Reproduksi pada hewan betina merupakan suatu proses yang kompleks dan dapat terganggu pada berbagai stadium sebelum dan sesudah permulaan siklus reproduksi. Hewan betina harus menghasilkan sel telur (ovum) yang hidup dan diovulasikan pada waktu yang tepat. Ia harus memperlihatkan estrus (berahi atau keinginan untuk kawin) dekat waktu ovulasi sehingga kemungkinan penyatuan sel sperma dengan sel telur, dan kemungkinan pembuahan dapat dipertinggi. Ia harus menyediakan lingkungan intra-uterin yang sesuai untuk konseptus (kebuntingan) sejak pembuahan sampai partus. Demikian pula lingkungan yang balk untuk anaknya sejak lahir sampai waktu disapih.

Pubertas (dewasa kelamin)

Pubertas dapat didefinisikan sebagai umur atau waktu dimana organ-organ reproduksi mulai berfungsi dan perkembangbiakan dapat terjadi. Pubertas tidak menandakan kapasitas reproduksi yang normal dan sempurna, yang masih akan tercapai kemudian. Pada hewan jantan, pubertas ditandai oleh kesanggupannya berkopulasi dan menghasilkan sperma di samping perubahan-perubahan kelamin sekunder lain. Pada hewan betina pubertas dicerminkan oleh terjadinya estrus dan ovulasi.

Sebelum pubertas, saluran reproduksi betina dan ovarium perlahan-lahan bertambah dalam ukuran dan tidak memperlihatkan aktivitas fungsional. Pertumbuhan yang lambat ini sejajar dengan pertambahan berat badan sewaktu hewan berangsur dewasa. Apabila suatu umur atau berat badan tertentu telah dicapai estrus dan ovulasi pertama terjadi walaupun dalam beberapa kasus ovulasi pertama mungkin tidak disertai oleh estrus. Estrus dan ovulasi pertama disertai oleh kenaikan ukuran dan berat organ reproduksi secara cepat.

Homon dan Pubertas

Pertumbuhan dan perkembangan organ-organ kelamin betina sewaktu pubertas dipengaruhi oleh hormon-hormon gonadotropin dan hormon-hormon gonadal. Pelepasan FSH ke aliran darah men¬jelang pubertas menyebabkan pertumbuhan folikel-folikel pada ovarium. Sewaktu folikel-folikel tersebut bertumbuh dan menjadi matang, berat ovarium meninggi dan estrogen disekresikan di dalam ovarium untuk dilepaskan ke dalam aliran darah.

Estrogen menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan saluran kelamin betina. Apabila folikel-folikel menjadi matang, ovarium dilepaskan (ovulasi) dan turun ke dalam tuba Fallopii.
Bukti-bukti menunjukkan bahwa permulaan pubertas pada hewan betina disebabkan oleh pelepasan tiba-tiba hormon gonadotropin dari kelenjar adenohypophysa ke dalam saluran darah dan bukan karena dimulainya secara tiba-tiba produksi hormon-hormon tersebut. Penentuan hormon menunjukkan bahwa kelenjar adenohypophysa pada hewan betina yang belum dewasa kelamin mengandung hormon-hormon gonadotropin dalam jumlah yang relatif besar namun tidak menyebab¬kan terjadinya pubertas pada umur muda tersebut.

Umur dan Berat Badan Pada Pubertas

Terjadinya estrus pertama pada hewan betina muda sangat menyolok karena timbul secara tiba-tiba. Tampak seolah-olah suatu thermostat fisiologik telah disentakkan untuk menimbulkan aktivitas reproduksi.

Hal ini berarti bahwa timbulnya pubertas mungkin berhubungan melalui beberapa jalan dengan suatu perubahan keseimbangan antara pengeluaran gonadotropin dan hormon pertumbuhan oleh kelenjar adenohypophysa.

Hewan-hewan betina muda tidak boleh dikawinkan sampai pertumbuhan badannya memungkinkan suatu kebuntingan dan kelahiran normal. Sapi-sapi dara sebaiknya dikawinkan menurut ukuran dan berat bukan menurut umur.

Olds dan Seath (1954) menyarankan bahwa sapi-sapi dara Holstein dan Brown Swiss dikawinkan sesudah mencapai berat kira-kira 340 kg, Airshire 295 kg, Guernsey 250 kg dan Jersey 227 kg.

Ukuran berat tersebut tercapai pada umur 10 sampai 25 bulan tergantung dari tingkatan makanan dan manajemen. Pertumbuhan pubertal yang cepat pada sapi-sapi dara Holstein dimulai selama bulan ketujuh sesudah lahir. Menjelang bulan kesepuluh pertumbuhan cepat saluran kelamin terhenti dan pertumbuhan. umum mulai melambat (Desjardins & Hafs, 1969).

Dengan makanan dan manajemen yang baik seekor sapi dara dapat dikawinkan pada umur 10 sampai 15 bulan, dan kuda pada umur 2 tahun.

Pada ternak betina pubertas mulai timbul pada umur-umur:
Sapi, bangsa Eropah ---> 6-18 bulan;
Sapi, Brahman dan Zebu ---> 12-30 bulan;
Domba ---> 6-12 bulan.

Sesudah perkawinan, ternak dara tingkatkan makanan selama kebuntingan pertama harus cukup untuk kelangsungan pertumbuhan dan perkembangannya agar supaya menjelang waktu partus tidak terjadi komplikasi-komplikasi seperti distokia.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pubertas

Karena pubertas dikontrol oleh mekanisme-mekanisme fisiologik tertentu yang melibatkan gonad dan kelenjar adenohypophysa, maka pubertas tidak luput dari pengaruh faktor herediter dan lingkungan yang bekerja melalui organ-organ tersebut.

Musim

Domba-domba di negeri beriklim sedang adalah ternak yang kawin bermusim dengan estrus pada betina dewasa hanya terjadi pada akhir musim panas atau permulaan musim gugur. Domba-domba muda yang mungkin sudah cukup umur dan cukup berat badannya secara fisiologik telah mencapai pubertas beberapa minggu atau bulan sebelum musin kawin tetapi tidak memperlihatkan tanda-tanda luar pubertas sampai tiba musim kawin. Namun demikian, waktu lahir tidak mempengaruhi umur pubertas pada domba-domba betina muda.

Suhu

Pengaruh suhu lingkungan yang konstan terhadap timbulnya pubertas pada sapi-sapi dara Brahman (Zebu). Santa Gertrudis dan Shorthorn telah dipelajari oleh Dale et al. (1959). Pada sapi-sapi dara yang dikandangkan pada 80* F (28,90C) pubertas dicapai rata-rata pada umur 398 hari. Pada sapi-sapi dara yang ditempatkan di kandang terbuka dan berhubungan dengan kondisi udara luar, pubertas dicapai pada umur 320 hari.

Makanan

Makanan yang cukup perlu untuk fungsi endokrin yang normal. Tingkatan makanan tampaknya mempengaruhi sintesa maupun pelepasan hormon dari kelenjar-kelenjar endokrin. Pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi hewan betina muda dihambat oleh kekurangan makanan tanpa membedakan apakah karena tingkatan rendah enersi, protein, mineral atau vitamin.

Akan tetapi berat hidup hanyalah salah satu dari faktor-faktor penentu umur pubertas. Apapun yang menyebabkan lambatnya pertumbuhan, apakah itu penyakit, kekurangan makanan atau faktor-faktor lain, akan memperlambat timbulnya pubertas.

Kelambatan timbulnya pubertas karena kekurangan makanan mungkin disebabkan oleh kadar rendah gonadotropin yang dihasilkan oleh kelenjar adenohypophysa, kurang respons ovaria, atau mungkin karena kegagalan ovaria untuk menghasilkan jumlah estrogen yang cukup. Kurang jelas apakah salah satu atau semua mekanisme tersebut terlihat.

Bersambung .....

Read More »

TENTANG TONGKOL JAGUNG

0 komentar


Bisa dijadikan bahan baku pakan ternak sebagai sumber serat. Bila beli yang sudah digiling, harganya Rp 1.350,-/kg.

Kali ini, saya dapat tongkol jagung tidak beli (gratis). Tinggal menggiling jadi berukuran kecil-kecil. Tidak harus jadi selembut tepung. Sebagian berbentuk butiran (granule) agar bisa tertahan lebih lama di dalam rumen sehingga akan mengalami fermentasi in vivo (di dalam tubuh). Cukup pakai lubang saringan 3 mm.

Bila dihitung-hitung, ongkos menggiling tongkol jagung, bisa Rp 500-700,-/Kg. Karena hasil menggilingnya tidak bisa banyak per jamnya. Kecuali bila telah dikeringkan dulu pakai pengering (oven) sampai warnanya kekuningan, maka menggilingnya lebih mudah (Jawa : muprul) dan hasilnya bisa lebih banyak per jamnya.

Setelah tongkol jagung digiling, maka wajib difermentasi tertutup dulu pakai probiotika pengurai serat kasar (SK), yaitu selulosa dan hemiselulosa dan pengurai serat sangat kasar (SSK), yaitu lignin.

pakai probiotika
Dosis 1 liter per ton bahan baku pakan. Tanpa bahan lain apa pun.
Komposisinya :
1. Tongkol jagung giling 850 Kg x Rpn1.350,-/Kg = Rp 1.147.500,-;
2. Air sumur (air tanpa klorinasi) 149 liter x Rp 50,-/liter = Rp 7.450,-
3. Win_Prob Ternak cair 1 liter x Rp 50.000,- = Rp 50.000,-

Total nilai barangnya 1.154.950,- dengan bobot 1.000 Kg, maka harga tongkol jagung giling (TJG) fermentasi tertutup menjadi Rp 1.155,-/Kg. Dibanding harga TJG sebelum difermentasi tertutup Rp 1.350,-, lebih murah Rp 195,-/Kg. Padahal, kualitasnya meningkat secara signifikan. Ini salah satu manfaat fermentasi tertutup yang sering tidak diketahui oleh teman-teman peternak.

Pemeramannya (fermentation time) perlu waktu selama minimum 8 minggu agar kualitasnya bisa meningkat secara nyata. Baik dari segi organoleptik :
1. Warna, kuning keemasan;
2. Bau, seperti tape;
3. Tekstur, terasa menjadi lebih lunak;
4. Rasa, manis, menjadi lebih disukai ternak (palatable).
Mau pun peningkatan secara kimiawi atau secara proksimat :
1. SK dan SSK turun;
2. TDN naik;
3. Protein kasar naik;
4. Daya simpan bisa sampai 36 bulan bila wadahnya dalam kondisi tetap rapat dan kedap.

Itu cerita ku. Mana cerita mu?

Read More »

ARTI BLIND SPOT

0 komentar


Semua PETINJU profesional memiliki PELATIH.
Bahkan, petinju LEGENDARIS sehebat MOH ALI sekali pun, juga memiliki PELATIH, yaitu ANGELO DUNDEE yang membantu ALI menjadi JUARA dunia 3 kali.

Padahal jika mereka BERDUA disuruh  BERTANDING, sangat JELAS Angelo Dundee tidak akan pernah MENANG melawan Ali.

Mungkin kita bertanya-tanya, mengapa MOH ALI butuh PELATIH kalau JELAS dia pasti MENANG melawan pelatihnya?

KETAHUILAH.
Bahwa MOH ALI butuh PELATIH bukan karena pelatihnya lebih HEBAT tapi karena ia membutuhkan seseorang untuk MELIHAT hal-hal yang "TIDAK DAPAT DIA LIHAT SENDIRI".

Hal yang tidak dapat kita LIHAT dengan MATA sendiri itu yang disebut : "BLIND SPOT" atau "TITIK BUTA".

Kita hanya bisa melihat "BLIND SPOT" dengan bantuan orang lain.

Dalam HIDUP, kita BUTUH seseorang untuk MENGAWAL kehidupan kita, SELALIGUS untuk MENGINGATKAN kita seandainya PRIORITAS hidup kita mulai BERGESER.

Kita butuh orang lain YANG :
×. MENASIHATI;
×. MENGINGATKAN;
×. MENEGUR.

Jika kita MULAI melakukan SESUATU hal yang KELIRU yang MUNGKIN tidak kita SADARI, maka butuh nasehat orang lain.

Kita butuh KERENDAHAN HATI untuk :
×. Menerima KRITIKAN;
×. Menerima NASEHAT;
×. Menerima TEGURAN.

Itulah yang justru menyelamatkan kita.

Kita bukan manusia SEMPURNA. Jadi, biarkan orang lain menjadi "MATA" kita di area 'BLIND SPOT' kita, sehingga kita bisa MELIHAT apa yang tidak BISA kita LIHAT dengan 'PANDANGAN' kita SENDIRI.

Mari kita saling nasehat menasehati dalam KEBAIKAN dan KESABARAN.

Semoga bermanfaat.

Read More »

Teknik Menanam Cabe Hidroponik

0 komentar

Anda bisa menanam sendiri cabe anda di rumah dengan melakukan cara menanam cabe hidroponik dengan media air.
Cara ini terbilang sangat praktis dan hemat disbanding jika anda melakukan cara menanam cabe seperti biasanya. Dan bagi anda yang tertarik berbeda dengan Cara Menanam Ubi Cilembu di Perkarangan Rumah, berikut kami sampaikan penjelasannya.
  1. Benih Cabe Hidroponik
Langkah pertama yang harus anda lakukan dalam cara menanam cabe hidroponik dengan media air yaitu memilih benih. Untuk pemilihan benih cabe sendiri sangat mudah dan praktis. Berikut sedikit penjelasannya :


    • Untuk mulai menanam cabe hidroponik, tentunya anda harus mengetahui jenis varietas cabe yang ingin anda tanam.
    • Ada 2 jenis varietas cabe yaitu cabe lokal dan cabe hibrida, untuk jenis cabe hibrida anda bisa menemukannya di toko benih ataupun pertanian.
    • Adapun saran lebih praktis dan mudah jika anda memilih cabe lokal untuk ditanam, hal ini karena benih cabe lokal mudah ditemui dan harganya juga terbilang lebih murah.
    • Tidak hanya harganya saja tetapi jenis cabe lokal juga sangat mudah untuk beradaptasi sehingga sangat mudah juga untuk ditanam.
    • Pilihlah benih yang berkualitas dan layak tanam, anda bisa mengetahui kualitas dan kelayakan tanam dari review ataupun bertanya langsung kepada penjualnya.

    1. Penyemaian Benih Cabe Hidroponik
    Langkah selanjutnya dalam cara menanam cabe hidroponik dengan media air yaitu menyemai benih cabe. Untuk menyemai cabe ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan berbeda dengan Cara Menanam Ubi Ungul, mulai dari persiapan hingga perawatannya agar tumbuh menjadi bibit unggul. Berikut merupakan sedikit penjelasannya :

    • Pertama anda harus menyediakan media semai seperti tanah, cocopeat, sekam, , alat spray untuk menyiram dan media semai seperti tray ataupun polybag.
    • Lalu sediakan mangkuk berukuran kecil berisi air hangat dan masukkan benih ke dalamnya hingga suhu air berubah dingin.
    • Setelah itu buat media tanam, caranya campur terlebih dahulu tanah, cocopeat dan arang sekam dengan perbandingan 1: 1: 1.
    • Masukkan tanah campuran ke dalam polybag atau tray dan taburkan benih secara merata, lalu tutup dengan tanah secara tipis.
    • Letakkan pada lokasi dengan pencahayaan sedikit agar benih cepat tumbuh, atau anda bisa menutupnya dengan kain berwarna gelap tipis.
    • Lakukan juga perawatan dengan menyiram benih saat tanah mulai mengering, ini bertujuan untuk menjaga kelembaban tanah.
    • Benih akan berubah menjadi bibit siap tanam pada 5 hingga 7 hari setelah semai.
    1. Media Tanam Bibit Cabe Hidroponik
    Selagi anda menunggu pertumbuhan bibit, anda bisa mulai membuat media tanam. Dalam cara menanam cabe hidroponik dengan media air, anda perlu menyiapkan beberapa alat dan bahan yang sangat mudah untuk dijumpai. Dan berikut penjelasan singkatnya :
    • Anda bisa membuat media tanam yang praktis dan mudah dengan menggunakan botol plastik bekas ataupun pipa sebagai medianya.
    • Setelah itu campurkan cocopeat dan sekam dengan perbandingan 1: 1 dan letakkan pada media tanam.
    • Akan lebih praktis jika anda membeli media hodroponik air secara online, ini tidak memerlukan banyak waktu tentunya.
    • Beri juga media serap berupa kain flannel ataupun sumbu, akan lebih baik jikaanda menggunakan kain flannel karena lebih memiliki daya serap tinggi sehingga nutrisi pada cabe akan lebih mudah terpenuhi.
    • Setelah media tanam jadi, lakukan proses pemindahan secara hati- hati, biasanya bibit siap ditanam setelah melewati usia 25 hingga 30 hari.
    • Ambil bibit perlahan dengan cara menyiramkan air terlebih dahulu pada media semai agar bibit mudah diambil.
    • Setelah anda melakukan proses pemindahan, biarkan media tanam pada tempat yang teduh selama 7 hari agar beradaptasi terlebih dahulu, setelah itu anda bisa memindahkannya pada lokasi dengan pencahayaan cukup.

    Read More »

    Kenapa pada musim penghujan yang berkepanjangan, produksi telur cenderung menurun. Padahal ayam telah diberi tambahan vitamin?

    0 komentar


    Diantara sekian ribu ekor ayam petelur, ada beberapa ekor yang telurnya seperti kelereng. Kenapa demikian? Apakah karena serangan penyakit? Apa penyebabnya? Dan bagaimana cara penyembuhannya?
    Apakah Medion memproduksi obat kurap, bengkak dan gatalan untuk kambing dan kelinci?

    Jawab :
    Saat musim penghujan, kondisi lingkungan kandang cenderung lembab dengan suhu udara yang dingin. Kondisi ini bukan kondisi yang nyaman buat ayam petelur sehingga berpengaruh pada produksi telur (produksi telur menurun, red). Selain itu, kondisi musim penghujan juga ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan bibit penyakit. Virus avian influenza (AI), Newcastle disease (ND), infectious bronchitis (IB) maupun egg drop syndrome (EDS) merupakan contoh beberapa bibit penyakit penurun produksi telur yang berkembang lebih cepat saat musim penghujan.
    Pada kondisi ini, pemberian vitamin akan membantu menjaga stamina tubuh ayam petelur tetap optimal. Hanya saja masih perlu didukung penerapan tata laksana pemeliharaan yang baik, diantaranya :
    • Perhatikan aliran angin
    Saat musim hujan seringkali angin bertiup dengan kencang. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi stamina tubuh ayam. Oleh karena itu, atur sistem buka tutup tirai kandang. Pada kandang ayam petelur masa produksi (baterai), jika diperlukan bisa ditambahkan tirai kandang. Selain itu, percikan air hujan jangan sampai mengenai tubuh ayam. Evaluasi kembali jarak genting terluar sehingga percikan air hujan tidak mengenai tubuh ayam
    • Cek kualitas dan kuantitas ransum yang diberikan
    Kelembaban udara yang tinggi, akan memicu tumbuhnya jamur yang mencemari ransum. Jamur tersebut mampu menghasilkan racun yang jika dikonsumsi ayam akan menurunkan produksi telur. Oleh karena itu pastikan ransum yang diberikan tidak tercemar oleh jamur.
    • Lakukan desinfeksi kandang secara rutin
    Semprot kandang dengan desinfektan (Antisep, Neo Antisep atau Medisep) secara rutin, misalnya 1 minggu sekali untuk menurunkan tantangan bibit penyakit yang ada di dalam kandang. Selain itu, penambahan Antisep, Neo Antisep atau Medisep ke dalam air minum juga bisa menurunkan resiko penularan penyakit melalui air minum.
    • Penambahan feed supplement
    Penambahan suplemen dengan kandungan vitamin dan elektrolit akan membantu menjaga stamina tubuh ayam petelur tetap optimal. Feed supplement yang bisa diberikan antara lain Vita Stress, Vita Strong atau Fortevit. Pemberian vitamin ini harus didukung penerapan 3 point sebelumnya, yaitu tata laksana yang baik dan biosecurity secara ketat.

    Saat musim penghujan, pelaksanaan kontrol terhadap kondisi kesehatan ayam harus dilakukan lebih ketat. Jika diperlukan bisa dilakukan pengambilan sampel darah untuk melihat titer antibodi tubuh ayam. Selain itu, perlu lebih waspada terhadap penyakit yang bisa kambuh saat musim hujan, seperti korisa maupun CRD.

    Telur yang berukuran kecil bisa merupakan kondisi yang normal jika terjadi pada awal produksi telur dan keadaan ini akan cepat berlalu. Namun jika telur berukuran kecil ini ditemukan dalam waktu yang relatif lama, maka ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya, diantaranya :
    • Serangan penyakit EDS
    Ayam yang terserang EDS tidak menujukkan gejala klinis yang jelas, kecuali penurunan produksi telur yang sangat drastis disertai penurunan kualitas telur. Ukuran telur menjadi lebih kecil, warna lebih pucat, lembek atau kasar. Saat dibedah bangkai akan ditemukan beberapa kelainan, seperti limpa sedikit membesar dan uterus (oviduk) menjadi kendur dan terdapat oedema pada jaringan subserosanya. Selain itu, terdapat pengecilan ringan pada calon kuning telur. Pada periode berikutnya perlu dievaluasi program vaksinasi EDS-nya.
    • Berat badan lebih kecil dari standar
    Ayam dengan berat badan kurang dari standar akan menghasilkan telur yang berukuran kecil. Hal ini akan berlangsung dalam waktu yang lama dan relatif sulit diatasi. Oleh karena itu, pertumbuhan berat badan ayam petelur perlu dikontrol secara rutin, terlebih lagi saat umur < 12 minggu saat fase pertumbuhan kerangka tubuh mencapai optimal dan tidak bisa berkembang lagi. Ukuran kerangka tubuh yang kecil akan menyebabkan ukuran telur lebih kecil.
    • Atur pencahayaan
    Jangan menambah cahaya saat ayam dalam masa perkembangan (grower). Jika cahaya kita tambah, maka ayam akan menjadi lebih cepat bertelur (dewasa kelamin dini). Akibatnya telur yang dihasilkan akan berukuran kecil. Berikan tambahan cahaya saat ayam telah mulai berproduksi telur. Penambahan cahaya dilakukan secara bertahap, misalnya bertambah 0,5 jam tiap minggu.
    • Perhatikan kualitas ransum yang diberikan
    Ransum dengan kandungan nutri-si kurang dari standar akan direspon ayam dengan menghasilkan telur dengan ukuran lebih kecil. Protein kasar dan asam lemak (asam linoleat) merupakan 2 komponen nutrisi yang berpengaruh besar terhadap ukuran telur. Meskipun demikian komponen nutrisi lainnya, seperti energi metabolisme, lemak kasar, serat kasar, kalsium dan fosfor perlu diperhatikan juga. Penambahan Strong Egg juga bisa membantu mening-katkan ukuran telur.

    Obat Medion yang bisa digunakan untuk mengatasi kurap, bengkak dan gatalan pada kambing dan kelinci ialah Kututox. Taburkan serbuk Kututox pada permukaan dan lipatan-lipatan tubuh ternak. Untuk mendukung kerja Kututox lakukan sanitasi (pembersihan) kandang, terutama sela-sela lantai dan dinding kandang. Setelah itu, taburkan Kututox pada bagian kandang tersebut (dinding dan lantai). Agar pembasmian kutu lebih optimal, ulangi pemberian Kututox setelah 10 hari.


    Info Medion Edisi Juni 2008
     Artikel bersumber dari Info Medion Online (http://info.medion.co.id).

    Read More »

    Lama Kualitas Vitamin setalah dicaampur air, dan apakan bahanya

    0 komentar



    pertanyaan
    Berapa lama vitamin yang telah kita campur dengan air kualitasnya masih baik?

    Jawab :
    Vitamin yang telah dicampur dalam air dapat bertahan maksimal 4-6 jam, setelah waktu itu stabilitas zat aktifnya akan menurun. Hal ini karena vitamin tidak stabil dan dapat dipengaruhi oleh suhu panas dan udara sekitar (oksigen). Agar vitamin memberikan efek yang optimal maka perlu memperhatikan :

    • Berikan larutan vitamin yang selalu segar ke ayam. Larutan yang segar juga akan menarik ayam untuk segera minum, sehingga larutan cepat habis dan diharapkan manfaat vitamin akan segera terlihat

    • Tempat minum ayam jangan sampai terkena sinar matahari atau panas brooder (pada masa awal pemeliharaan) langsung

    • Simpan vitamin ditempat yang kering, tertutup rapat dan terhindar dari panas atau sinar matahari langsung


    Info Medion Edisi Juni 2011
    Artikel bersumber dari Info Medion Online (http://info.medion.co.id).

    Read More »