info terkini

loading...

Penyakit yang menyerang ayam dengan gejala dari saluran pernapasan keluar lendir bening dan kadang disertai bercak darah serta ayam tidur dengan menjulurkan kepala

Pertanyaan Bapak Fuad Masduki
Penyakit apa yang menyerang ayam dengan gejala dari saluran pernapasan keluar lendir bening dan kadang disertai bercak darah serta ayam tidur dengan menjulurkan kepala? Bagaimana cara mengatasi penyakit ini? Selama ini saya selalu memberikan Neo Meditril apabila terjadi kasus tersebut.


Jawab:
Dalam menentukan diagnosa yang tepat dibutuhkan informasi yang lebih banyak selain dari gejala klinis, misalnya dengan melihat perubahan patologi anatomi ayam yang dapat dilakukan melalui bedah bangkai. Pada kasus-kasus tertentu, perlu juga dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk membantu meneguhkan diagnosa. Dilihat dari gejala klinis yang Bapak sampaikan, ada 2 jenis penyakit dengan gejala yang hampir mirip, yaitu infectious laryngotracheitis (ILT) dan malaria like.
ILT merupakan penyakit menular pada unggas yang menimbulkan gangguan terutama pada saluran pernapasan. Penyakit ini dapat menyerang ayam pada semua umur. Pada bentuk perakut, ayam yang terserang ILT dapat mati secara mendadak atau tiba-tiba sesak napas dengan beberapa kali batuk dan mengeluarkan eksudat berupa lendir yang bercampur darah atau titik-titik darah, diikuti kematian pada 1-3 hari kemudian.
Pada bentuk akut, ayam terlihat sesak napas tetapi tidak secara tiba-tiba, menjulurkan leher, terengah-engah, paruh terbuka dan bersin-bersin, kadang terlihat adanya kotoran di hidung, conjunctivitis, mata berair dan keluar air mata serta jengger mengalami cyanosis (kebiruan).

ayam ILT,ayam menjulurkan leher

Adapun pada bentuk ringan, akan terlihat batuk ringan, ayam mengibaskan kepalanya, mengeluarkan eksudat dari hidung dan mata,conjunctivitis dan mata berair. Pada saat dilakukan bedah bangkai, perubahan yang paling jelas dapat terlihat pada trakhea. Trakhea berisi lendir kental bercampur darah karena terjadi perlukaan pada bagian mukosanya. Pada kasus kronis yang parah, akan ditemukan massa perkejuan yang menyebabkan penyumbatan pada trakhea.
perkejuan pada trakea ayam
Adapun malaria like (leucocytozoonosis) merupakan penyakit pada unggas yang disebabkan oleh parasit darah (Leucocytozoon sp.). Ayam pada semua umur dapat terserang malaria like. Gejala klinis yang dapat ditemukan pada ayam yang terserang penyakit ini adalah feses berwarna hijau, depresi, hilang nafsu makan, batuk darah, sesak napas dan terjadi kelumpuhan yang diikuti dengan kematian.

malaria like, ayam terkena malaria like


Pada saat dilakukan bedah bangkai akan ditemukan bintik-bintik atau bercak-bercak perdarahan pada hampir seluruh organ dalam tubuh (hati, paru-paru, limpa, thymus, ginjal, pankreas, usus, proventrikulus, bursa Fabricius, otak, otot dada dan otot paha), dan pada rongga perut juga saluran pernapasan atas sering dijumpai adanya gumpalan darah.
Penyakit ILT disebabkan oleh virus sehingga sampai saat ini tidak ada obatnya. Namun, untuk mencegah infeksi sekunder dan menekan angka kematian dapat dilakukan beberapa hal berikut:
  1. Pisahkan ayam yang terlihat sakit dari ayam yang masih sehat. 
  2. Berikan antibiotik seperti Neo MeditrilDoxyvet atau Therapy untuk mencegah infeksi sekunder. Untuk kasus ILT, pemberian Neo Meditrilyang telah Bapak lakukan sudah benar.
  3. Berikan terapi suportif seperti Vita Stress atau Fortevit untuk meningkatkan kondisi dan stamina ayam.
  4. Atur populasi ayam dalam kandang agar tidak terlalu padat, litter jangan sampai berdebu dan terlalu lembab, serta ventilasi kandang cukup.
  5. Lakukan desinfeksi kandang secara rutin setiap hari menggunakan Antisep atau Neo Antisep.
  6. Lakukan desinfeksi peralatan kandang menggunakan Medisep dan air minum menggunakan Desinsep.
  7. Jika umur masih muda dan tingkat kesakitan ≤ 20% (serangan masih awal) dapat dipertimbangkan untuk melakukan vaksinasi ILT dengan Medivac ILT melalui tetes mata.
Adapun untuk menangani penyakit malaria like dapat dilakukan melalui beberapa hal berikut:
  • Pisahkan ayam yang terlihat sakit dari ayam yang masih sehat.
  • Berikan antiprotozoa Maladex yang mengandung sulfonamid. Untuk kasus malaria like, pemberian Neo Meditril kurang tepat karena tidak efektif untuk membasmi protozoa.
  • Lakukan tahapan 3 sampai dengan 6 seperti penanganan ILT dan lakukan fogging untuk membasmi nyamuk dan minimalisir tempat-tempat yang dapat dijadikan sarang nyamuk seperti semak-semak dan tempat-tempat genangan air.
Sebagai langkah pencegahan untuk penyakit ILT dan malaria like, lakukan desinfeksi kandang dan peralatan kandang serta air minum setiap 4 hari sekali. Selain itu, perketat biosecurity dengan membatasi tamu atau hewan liar yang masuk ke lingkungan kandang, kontrol populasi ayam dalam kandang sehingga tidak terlalu padat dan atur ventilasi udara di dalam kandang sebaik mungkin. Untuk mencegah penyakit ILT dapat juga dilakukan upaya vaksinasi ILT dengan menggunakan Medivac ILT. Sementara untuk mencegah penyakit malaria like harus dilakukan fogging di sekitar lingkungan kandang secara rutin setiap 2 minggu sekali terutama di tempat-tempat yang rentan menjadi sarang atau tempat berkembang biak bagi nyamuk. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk yang berperan sebagai vektor penyakit malaria like.


Info Medion Edisi Januari 2013
Artikel bersumber dari Info Medion Online (http://info.medion.co.id).

0 komentar:

INFO

loading...